Kemudian HMI Cabang pamekasan mendesak kapolri agar mencopot Polda Jatim dan Polres Malang sebagai penanggung jawab keamanan.
“Karena menunjukan bahwa polisi tidak bisa melaksanakan keamanan dengan baik, baik mengantisipasi dan meredam kericuhan,” kata Fathorrahman Ketua Umum HmI Cabang Pamekasan. Minggu (02/09/2022).
Ia menyebutkan, tembakan gas air mata ke tribun penonton merupakan kesalahan fatal yang mengakibatkan kepanikan puluhan ribu penonton dan berjatuhannya korban jiwa.
Akibatnya, puluhan ribu penonton pun berdesak-desakan menuju ke pintu keluar tribun dan menyebabkan banyak penonton kesulitan untuk bernafas dan pingsan.






