Ibu dan Dua Anak di Pamekasan Diancam Celurit, Korban Minta Polisi Segera Bertindak

  • Bagikan
Foto ilustrasi.

Laporan itu berkaitan dengan dugaan pengancaman, perusakan, pengeroyokan, serta pengambilan kendaraan dan barang-barang miliknya.

Namun, hingga Selasa (6/10/2026), Siti mengaku belum mendapatkan tindakan yang membuat dirinya merasa aman.

“Saya sudah melapor ke Polres Pamekasan sekitar jam sembilan malam. Tapi sampai sekarang saya masih takut dan belum merasa aman,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Bawa Puluhan Rokok Ilegal, Aktivis Pamekasan Demo Bea Cukai Jatim

Siti meminta Polres Pamekasan segera menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan penegakan hukum terhadap pihak yang dilaporkannya apabila berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti ditemukan adanya dugaan tindak pidana serta telah memenuhi ketentuan hukum.

BACA JUGA :  Setelah Kepala Unit Terseret Korupsi Gadai Emas, Benarkah Pihak Cabang Pegadaian Pamekasan Terlibat?

“Saya berharap polisi segera menangkap pelakunya supaya saya dan anak-anak merasa aman. Saya takut kalau mereka datang lagi,” kata Siti.

Ia juga meminta polisi mengusut seluruh rangkaian kejadian, mulai dari dugaan ancaman menggunakan celurit, ancaman pembunuhan dan pembakaran rumah, pengeroyokan, perusakan fasilitas usaha, hingga dugaan pengambilan kendaraan dan barang-barang miliknya.

BACA JUGA :  Bubarkan Balap Liar, Satlantas Polres Pamekasan Amankan 12 Unit Sepeda Motor

“Saya hanya ingin mendapatkan keadilan dan perlindungan. Saya takut keselamatan saya dan anak-anak,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan