Ibu dan Dua Anak di Pamekasan Diancam Celurit, Korban Minta Polisi Segera Bertindak

  • Bagikan
Foto ilustrasi.

PAMEKASAN CHANNEL. Seorang ibu bernama Siti Wardatus Sholehah mengaku mengalami ancaman pembunuhan saat berada di rumah bersama dua anaknya di Dusun Salatreh, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Siti mengaku saat itu seorang pria bernama Hasbullah, yang akrab dipanggil Bulla, datang ke rumahnya untuk mencari keberadaan suaminya.

Namun, suami Siti tidak berada di rumah. Saat itu, Siti hanya bersama kedua anaknya yang masing-masing berusia 8 tahun dan 3 tahun.

Menurut Siti, kedatangan Hasbullah kemudian berubah menjadi situasi yang membuat dirinya dan kedua anaknya ketakutan. Ia mengaku mendapat ancaman menggunakan senjata tajam jenis celurit agar memberitahukan keberadaan suaminya.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Resmikan SDI Masjid Jami' Asy-Syuhada

“Dia datang mencari suami saya. Karena suami saya tidak ada, saya yang ditanya keberadaannya. Saya diancam menggunakan celurit,” ungkap Siti.

Siti mengatakan, ancaman tersebut kemudian berlanjut. Ia mengaku diancam akan dibunuh dan rumahnya akan dibakar.

BACA JUGA :  Polres Pamekasan Siapkan 381 Personel Amankan Malam Takbiran

“Saya diancam mau dibunuh dan rumah mau dibakar. Saya sangat takut, apalagi saat itu saya bersama anak-anak,” ujarnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan