Sementara itu, Mohammad Ali Al-Humaidy
Wakil Rektor III rektor IAIN Madura mengatakan kegiatan tes tulis calon PPS yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) bukanlah kegiatan politik praktis seperti yang disampaikan Gempa. Sebab, Tidak ada bendera partai politik apapun dalam kampus selama pelaksanaan tes tulis calon PPS.
Selain itu, kampus memastikan bahwa tidak ada politisi dari partai politik apapaun yang datang untuk melakukan intervensi terhadap pelaksanaan tes tulis calon PPS.
“Pelaksanaan tes tulis calon PPS yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Pamekasan, tidak dibiayai oleh partai politik. Bahkan pihak kampus tidak menerima keuntungan finansial atas pemanfaatan kampus sebagai tempat pelaksanaan tes,” ujarnya.
Dikatakannya, KPU Kabupaten Pamekasan bukanlah institusi di bawah naungan partai politik, melainkan penyelenggara Pemilu yang tidak dibiayai oleh partai politik. Dengan demikian, perguruan tinggi mau bekerjasama dengan KPU sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan Pemilu khususnya di Kabupaten Pamekasan.






