PAMEKASAN CHANNEL. Dugaan praktik pemotongan bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Tlanakan akhirnya resmi bergulir ke ranah hukum.
Mahasiswa dan Organisasi masyarakat Madura Asli (MADAS) melayangkan laporan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan pada Kamis (20/11/2025), dengan terlapor oknum pendamping PKH yang diduga memotong hak penerima manfaat.
Menurut keterangan Rosi Kancil, perwakilan Mahasiswa, tindakan dugaan pemotongan tersebut terjadi di Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan. Ia berharap laporan ini segera ditindaklanjuti dengan penyelidikan yang profesional dan transparan.






