Pertama, masyarakat sekitar mempertimbangkan bahwa pengeboran tersebut dinilai ada dampak positif dan negatifnya. Namun demikian, masyarakat menyakini akan dampak negatif yang lebih.
“Sehingga hal ini perlu di tinjau dan dikaji ulang akan adanya pengeboran migas di desa tanjung kecamatan Pademawu,” kata Rohim usai rapat dengan tokoh masyarakat.
Kedua, masyarakat Desa Tanjung dan sekitarnya lebih memperhatikan dan mengutamakan akan eksistensi mata pencaharian masyarakat setempat. Yakni sebagai nelayan.
“Rencana Pengeboran ini sangat merugikan masyarakat setempat. Terutama nelayan yang akan melakukan aktivitas di laut karena terbatas,” ujarnya.






