TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Innalilahi, Dua Balita di Pamekasan Meninggal Dunia Akibat Penyakit Campak

  • Bagikan
Ilustrasi penyakit campak.

PAMEKASAN CHANNEL. Pasien campak di Kabupaten Pamekasan terus meningkat hingga tembus 109 kasus di awal tahun 2023. Jumat (03/02/2023).

Humas RSUD SMART Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat menyampaikan, angka pasien campak yang terus meningkat ini karena penukarannya sangat cepat bisa melalui saluran nafas.

BACA JUGA :  Santri Balikan Pondok, Pemkab Pamekasan Fasilitasi Rapid Tes Antigen

“Tercatat saat ini ada 5 orang anak di rawat di RSUD Smart dan 4 di RS M Noer Pamekasan,” ungkap dr Syaiful Hidayat, Hunas RSUD Smart Pamekasan.

Menurutnya, kasus campak di Pamekasan di prediksi akan terus bertambah, sehingga saat ini di tetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB) kasus campak.

BACA JUGA :  Anniversary ke 3, Pamekasan Channel Lakukan Waqaf Al-Qur'an di Desa Plakpak

“Jadi resiko dari campak ini memang cukup tinggi yaitu bisa meninggal dunia. Perlu peran orang tua untuk melakukan vaksin campak meski imunisasi memang tidak bisa mencegah terjangkit campak namun bisa mengurangi gejala yang ditimbulkan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Bersama Polisi, NU Pamekasan Gelar Vaksinasi Secara Door to Door

Dr. Syaiful berharap kepada semua pihak untuk membantu masyarakat meningkatkan pemahaman mencegah terjadinya penyakit campak dengan melakukan imunisasi atau vaksin campak.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan