Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Madura Menggugat Dua Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf

  • Bagikan
mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Madura melakukan aksi demontrasi ke kantor DPRD Pamekasan. Kamis, (28/10/2021).

Selain itu, masa aksi mempertanyakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diagungkan ke perbankan sekitar 14 Miliar Rupiah oleh PT Garam.

Tidak hanya itu, di dua tahun kepemimpinan jokowi-makruf amin ini banyak persoalan hukum yang tidak jelas, misal contoh kasus penembakan pengawal habib Rizieq, belum lagi soal kasus hukum yang lain, seperti di daerah-daerah tertentu.

Kemudian berkaitan dengan hukum, tidak bisa di pungkiri kejadian yang di alami oleh mahasiswa di banten, pada pelaksanaan aksi memperingati jadi HUT kabupaten tanggerang.

Disitu secara jelas mahasiswa di banting secara gamblang, di perlakukan tidak manusiawi oleh oknum polisi yang punya akal sehat.

BACA JUGA :  Pemkab Pamekasan Launching KIHT Pertama di Jatim dan Ketiga di Indonesia

Maka kami selaku aliansi pemuda dan mahasiswa madura menggugat menuntut kepada PRESIDEN RI untuk :

1. PRESIDEN RI mundur dari jabatannya, kalau sudah tak mampu memberikan kesejateraan kepada masyarakat.

2. Selesaikan urusan GARAM MADURA, Stop impor garam.

BACA JUGA :  Berikut Daftar Pengganti PPK di Dua Kecamatan di Pamekasan yang Diberhentikan

3. Selesaikan kasus hukum di indonesia agar masyarakat tidak menilai miring terhadap PRESIDEN RI.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan