Koordinator aksi, Khairul Kalam, mengatakan bahwa masyarakat berharap pemerintah tidak menghentikan Program MBG, melainkan melakukan evaluasi terhadap berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaannya.
“Program MBG itu bukan hanya memberikan manfaat bagi para penerima manfaat, tetapi juga membuka peluang kerja bagi mitra penyedia makanan, relawan, serta tenaga pendukung lainnya. Karena itu kami meminta pemerintah mengevaluasi dan memperbaiki sistem pelaksanaan program tanpa menghentikannya,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Satgas MBG Pamekasan Sukriyanto menegaskan bahwa kualitas makanan harus menjadi perhatian utama seluruh mitra penyelenggara.






