Dikatakannya, langkah pemerintah mencabut subsidi tanpa melihat kemampuan masyarakat bawah yang menggunakan BBM jenis Pertalite untuk transportasi kendaraan bermotor akan menambah sengsara rakyat di tengah pemulihan kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19.
Menurutnya, langkah itu juga berpotensi berdampak pada peningkatan jumlah angka kemiskinan di Indonesia.
Hal yang sama disampaikan Fraksi Partai Demokrat DPR RI Irwan Fecho yang berteriak menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Penolakan itu disampaikan saat memberikan pandangan Fraksi Demokrat pada Rapat Paripurna DPR RI, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/8/2022).






