Politisi PPP itu menegaskan bahwa kualitas pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian utama. Seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas sebagai layanan tingkat pertama hingga rumah sakit sebagai fasilitas rujukan, dituntut memahami secara detail kondisi setiap pasien, khususnya ibu hamil yang akan menjalani proses persalinan.
Menurut Ali, deteksi dini terhadap faktor risiko kehamilan menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya komplikasi yang berujung pada kematian ibu maupun bayi. Dengan pemahaman yang baik terhadap riwayat kesehatan dan rekam medis pasien, tenaga kesehatan dapat menentukan langkah penanganan yang tepat sesuai kondisi masing-masing pasien.
Ia menjelaskan, berdasarkan sejumlah kasus yang terjadi selama ini, penyebab kematian ibu masih didominasi oleh hipertensi dalam kehamilan dan perdarahan pasca persalinan. Kedua kondisi tersebut merupakan komplikasi yang berpotensi mengancam keselamatan ibu apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.
Karena itu, Ali berharap tenaga kesehatan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap ibu hamil yang memiliki faktor risiko tinggi. Selain itu, proses persalinan harus dilakukan sesuai standar pelayanan medis dan kompetensi fasilitas kesehatan yang tersedia.
“Persalinan harus dilakukan sesuai dengan kompetensi rumah sakit dan standar ilmu kesehatan,” tegasnya.






