Dikatakannya, Koalisi Pamekasan Maju menjadi satu bagian penting untuk menatap pilkada. Sejauh ini, koalisi tersebut baru memperkuat komunikasi dan agenda penting.
“Untuk figur siapa yang akan diusung. Tunggu aja. Waktunya pendaftaran kan masih lama, masih tersisa dua bulan,” katanya sambil tertawa.
Diakuinya, Bahwa politik dan persoalan figur yang akan diusung masih sangat dinamis. Sebab sisa waktunya cukup panjang. “Kita tidak terburu-buru memunculkan figur. Bisa aja diakhir waktu bisa berubah-ubah, tandasnya.
Untuk diketahui, Koalisi Pamekasan Maju (KPM) merupakan turunan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang pada Presiden (Pilpres) Februari lalu mengusung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
KIM terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Bulan Bintang (PBB). Partai Gelora.






