Menurut Sandiaga, produk WUB Pamekasan yang nota bene produksi rumahan dan baru memulai usaha, ternyata kualitasnya tidak kalah dengan produk nasional. Seperti songkok, dan produk lainnya yang telah ia saksikan sendiri.
“Tadi saya pakai songkok batik, bagus tuh. Kayaknya kualitasnya sudah nasional. Itu produk yang menurut saya walaupun WUB, di skala awal tetapi mereka sudah memiliki kualitas yang bisa go nasional dan internasional,” ungkapnya.
Dikatakan, pihaknya akan menfasilitasi pengembangan usaha masyarakat pasca pandemi covid-19 yang mendera bangsa Indonesia selama dua tahun terakhir. Harapannya, kualitas produk WUB meningkat agar bisa bersaing dengan produk luar.
“Untuk WUB sasarannya mereka naik kelas, karena setelah memulai usaha, tantangan berikutnya adalah meningkatkan skalanya. Nah, di sinilah kolaborasi antara kabupaten dan pemerintah pusat, nanti kita harapkan ada pendampingan pelatihan dalam ekosistem ekonomi kreatif,” harapnya.
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan, pihaknya akan bekerja ekstra ordinary untuk mendorong ekonomi kreatif di daerahnya tumbuh dan berkembang demi kemajuan ekonomi masyarakat dengan fasilitasi maksimal dari pemerintah daerah dalam menciptakan wirausaha baru.






