Pemkab Pamekasan Seriusi Program Pengelolaan Sampah Modern

  • Bagikan
Bupati Pamekasan Kholilurrahman saat melakukan audiensi dengan pejabat Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Selasa (7/4/2026).

“Langkah ini diambil sebagai respons cerdas dan taktis terhadap dinamika fiskal daerah, terutama dalam menghadapi tren penurunan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD),” ungkapnya.

Dia menambahkan, keikutsertaan Kabupaten Pamekasan dalam LSDP, merupakan bagian dari strategi creative financing (pembiayaan kreatif) agar tetap mampu menjalankan proyek infrastruktur vital tanpa bergantung sepenuhnya pada APBD konvensional. Namun dengan mengoptimalkan pendanaan eksternal dan dukungan teknis internasional dari World Bank melalui Kemendagri.

Selain fokus pada pengelolaan persampahan dari hulu ke hilir, kata dia, pihaknya juga membahas tentang upaya penguatan program WEFSRID (Water Energy Food Security for Regional Integrated Development). Program ini menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur irigasi strategis yang diproyeksikan mampu menciptakan ketahanan pangan, energi, dan air secara mandiri.

BACA JUGA :  Masyarakat Pamekasan Deklarasi LaNyalla Maju Jadi Calon Presiden

“Sinergi antara LSDP dan WEFSRID menjadi bukti keseriusan Pemkab Pamekasan dalam menyiapkan fondasi pembangunan yang kokoh, baik melalui penyediaan lahan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), penguatan regulasi, maupun pemberdayaan kelembagaan berbasis komunitas untuk menjaga keberlanjutan operasional,” tandasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan