Perubahan AKD Molor, P3K Khawatir APBD Pamekasan Bisa Terbengkalai

  • Bagikan
Basri Ketua Perkumpulan Pemuda Pengawal Keadilan (P3K) Pamekasan menyoroti terkait molornya pergantian struktur alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD Pamekasan.

Seharusnya, AKD digelar dan tuntas. Sehingga tidak berakibat dan berefek pada agenda DPRD yang lain. Terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan APBD tahun 2022 dan pembahasan APBD untuk 2023.

“Jika AKD tuntas, Dewan sudah semestinya melakukan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2023 yang dilaksanakan pada bulan 6 ini,” Katanya.

Ibas sapaannya mendesak, agar DPRD Pamekasan segera menggelar perubahan AKD. Ia khawatir, jika AKD terus molor akan terbengkalai pada pelaksanaan APBD yang berujung pada adanya SiLPA (sisa lebih perhitungan anggaran).

BACA JUGA :  Eks Politisi Gerindra Pamekasan Sarankan Totok Atau Yuni Gantikan Wabup Raja’e

“Nanti akan terjadi SiLPA lagi seperti pada tahun sebelumnya. Seperti APBD 2018 yang mencapai Rp511 miliar pada tahun 2019 sekitar Rp 200 miliar,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan