“Bahwa setelah turunnya SK Pengurus DPC yang Baru, KSB DPC Partai Gerindra Pamekasan tidak pernah melakukan rapat Koordinasi dengan semua pengurus, Baik pengurus yang lama atau Pengurus yang baru,” katanya dalam surat tersebut.
Diakuinya, tidak adanya koordinasi dan komunikasi yang dilakukan ketua KSB Gerindra Pamekasan dengan semua pengurus, akan berakibat pada merosotnya perolehan suara Gerindra di Kabupaten Pamekasan, termasuk perolehan kursi di DPRD Pamekasan.
“Hal ini terbukti dengan tidak adanya tokoh atau politisi di Kabupaten Pamekasan yang mendaftar sebagai bakal calon legislatif dari partai Gerindra untuk pemilu 2024,” lanjutnya.
Selain itu, lemahnya komunikasi Ketua DPC Gerindra Pamekasan dengan pengurus dan Tokoh masyarakat, LSM, Organisasi Mahasiswa, menjadikan DPC Gerindra Pamekasan tidak mendapatkan empati dari masyarakat bahkan Ulama yang ada di Kabupaten Pamekasan.






