Sekitar 60 orang lebih mengikuti rapat yang berlangsung cukup alot di ruang paripurna.
Ketua komisi II DPRD Pamekasan, Achmadi mengatakan, bahwa DPRD Pamekasan seringkali mendapatkan keluhan dari masyarakat terkait kelangkaan pupuk. Apalagi sudah memasuki musim cocok tanam untuk padi dan jagung dibeberapa wilayah kabupaten Pamekasan.
Keluhan tersebut, berkaitan dengan kelangkaan dan ditemukan banyaknya pupuk subsidi yang dijual di pasaran. Padahal itu tidak boleh.






