“Sangat kami sayangkan karena pengalihan itu dilakukan saat pandemi covid dan stabilitas ekonomi sedang tidak stabil, kasihan kawan- kawan ASN,” katanya.
Untuk melampiaskan kekecewaannya, massa aksi melakukan aksi bakar ban dan melempari kantor Bupati dengan telur busuk.
Sementara itu Perwakilan Sekdakab Pamekasan keluar untuk menemui massa aksi, namun ditolak oleh massa aksi lantaran tidak disertai surat tugas yang jelas.






