“AI bisa memberikan data dan jawaban dalam hitungan detik, tetapi nalar kritislah yang menentukan apakah jawaban tersebut valid, etis, dan bermanfaat bagi masyarakat. Di sinilah peran penting mahasiswa Tadris Matematika UIN Madura sebagai calon pendidik masa depan,” imbuhnya.
Sebagai representasi rakyat di parlemen Pamekasan, Khairul Umam menegaskan bahwa PKB dan DPRD Pamekasan terus berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan lokal yang berbasis teknologi mutakhir.
Ia berharap kampus-kampus di Madura, khususnya UIN Madura, mampu melahirkan inovator-inovator yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Seminar yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dinamis antara sang legislator dan para mahasiswa yang antusias mendalami integrasi antara matematika, logika, dan teknologi kecerdasan buatan.






