Orang nomer satu di lingkungan IAIN Madura menyebutkan, tambahan dua guru besar menjadi modal besar untuk segera mempercepat peralihan status. Sebabnya, segala persyaratan semakin terlengkapi. “Sehingga IAIN Madura tinggal menambah beberapa persyaratan penting yang menjadi syarat tak terpisahkan,” lanjutnya.
BACA JUGA : Gantikan Akhmad Zaini, Mohamad Alwi Dilantik Kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan
Pak Syaiful biasa disapa berharap, dengan penambahan dua guru besar itu menjadi berkah di awal tahun 2023 dan menjadikan motivasi bagi-bagi dosen yang lain untuk segera mempercepat mengajukan kepada kementerian agama.
“Berharap dua guru besar yang lahir pada tahun 2023 sebagai berkah dari kementerian terhadap IAIN Madura dalam rangka mempercepat dosen-dosen yang lain mengajukan guru besar berikutnya,” tandasnya.






