Tidak hanya menerima pelatihan, para petani tersebut juga didampingi sampai produk pupuk organik dan olahan daun kelor itu memperoleh izin pangan industri rumah tangga (PIRT). Untuk melancarkan prosesnya, ketiga dosen tersebut menjalin kerja sama dengan dinas terkait.
“Kegiatan ini terdiri dari pelatihan manajemen sumber daya manusia, pelatihan manajemen produksi, pelatihan manajemen keuangan sederhana. Untuk pemasaran produknya, kami bekali dengan pelatihan pemasaran online,” tandasnya.






