“Pak Rektor ini sedang berikhtiar untuk menjadikan kampus ini menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. Sebagian syaratnya tanah ini harus 10 hektar, kita sedang berikhtiar mudah-mudahan segera 10 hektar,” katanya.
dikatakannya, perubahan status menjadi UIN Madura tersebut dipastikan bisa memfasilitasi anak-anak di pulau garam dalam memilih jurusan yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan zaman.
“Kalau sudah menjadi UIN, bisa ada tambahan fakultas lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat Madura, bukan berarti yang ada ini tidak dibutuhkan. Tetapi semakin banyak fakultas, semakin banyak mahasiswanya,” tambah dia.
Saat ini mahasiswa aktif IAIN Madura melebihi 10 ribu yang terbagi di 23 progam studi (prodi). 18 progam sarjana dan 5 program Pascasarjana.






