TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

IPNU IPPNU IAIN Madura Nyatakan Siap Dukung Penuh Alih Status Menjadi UIN

  • Bagikan
Pengurus Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama' (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama' (IPPNU) Komisariat IAIN Madura saat bertemu dengan rektor IAIN Madura.

PAMEKASAN CHANNEL. Alih status kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) telah gencar dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu dengan penambahan guru besar dan lahan.

Sebagi bagian dari kampus, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Komisariat IAIN Madura menyatakan sikap, siap mendukung penuh alih status kampus tersebut.

“Kami siap mendukung penuh aluh status tersebut. Tentunya, kami juga akan berkontribusi sesuai dengan kemampuan kami,” kata Ketua Komisariat IPNU, Rekan Ach. Bukhori.

BACA JUGA :  Peringati HUT RI ke-76, Pramuka Banyuanyar Sholawat Bersama dan Santuni Anak Yatim

Ia menyebutkan, Salah satunya adalah peningkatan kualitas Mahasiswa dalam hal Spiritual, Intelektual dan Sosial. Dalam hal Spiritual. Ia berkomitmen akan menggalakkan rutinan yang sudah dilakukan, yaitu Tawassul, Yaasin, Tahlil dan Doa bersama.

Dalam hal intelektual, kita akan menyelenggarakan kegiatan diskusi diskusi antar kepengurusan dengan Mahasiswa secara umum.

Sementara itu, dalam hal Sosial akan menyelenggarakan kegiatan berbagi kepada masyarakat yang kurang mampu. “Terutama bagi tukang becak yang ada di setiap sudut kota Pamekasan,” lanjutnya.

Ketua Komisariat IPPNU juga menambahkan, salah satu bentuk Aksi nyata IPNU IPPNU Komisariat IAIN Madura dalam pernyataan sikap tersebut adalah akan mendukung setiap gerakan gerakan rektor IAIN Madura, salah satunya pengurangan penggunaan plastik.

BACA JUGA :  PJ Bupati Pamekasan Lakukan Peletakan Batu Pertama untuk Pembangunan Masjid Asy Syuhada'

Dalam proses alih status IAIN Menuju UIN.  Rektor menggagas berbagai macam gerakan gerakan, salah satunya adalah gerakan meminimalisir penggunaan bahan bahan Plastik.

“Kami akan mengajak seluruh kepengurusan, kader dan anggota untuk menggunakan bahan plastik, dengan konsep one person one tumbler, yakni satu orang satu tumbler”. Ujarnya.

Sementara itu rektor IAIN Madura Syaiful Hadi menyampaikan bahwa setiap organisasi Ekstra kampus tak terkecuali IPNU IPPNU Komisariat IAIN Madura diberikan keleluasaan untuk melalukan pembinaan dan pengembangan terhadap Mahasiswa IAIN Madura.

BACA JUGA :  Safari Ramadan, Ansor Batumarmar Gelar Khotmil Qur'an untuk Pendiri NU

“Setara dengan kelompok mahasiswa Ekstra lainnya. IPNU IPPNU IAIN Madura juga boleh menyelenggarakan kegiatan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan Mahasiswa, juga alumni yang sudah menjadi tenaga pendidik di IAIN Madura. Karena kemajuan kampus ini merupakan tanggung jawab semua elemen, semua Kelompok kelompok Mahasiswa yang berada di IAIN Madura”. Pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan