“Istilah ini sebenarnya sudah dari dulu ya, dari pengesepuh kita yang dikhususkan pada selamatan ini, panen jagung,” jelasnya.
Kiai Mualim sapaan akrabnya melanjutkan, Rokat Jegung tersebut dilaksanakan setiap tahun sekali ketika panen jagung tiba. Dan tradisi tersebut sudah turun temurun dari dulu sampai sekarang.
“Sudah puluhan tahun tradisi Rokat Jegung dilestarikan dan dilanjutkan,” terangnya






