“PGMNI menilai, Film Guru Tugas konten Kreator Akeloy Production sangat menciderai nama baik pesantren dan guru tugas karena film tersebut terkesan menggeneralisasi perbuatan guru tugas seperti yang difilmkan,” lanjutnya.
Dikatakannya, Beberapa adegan yang ditayangkan dinilai tidak etis secara moral, menciderai norma-norma agama, etika dan juga kultur masyarakat Madura yang dikenal agamis.
“Sehingga tayangan film itu tidak mengedukasi masyarakat, Apalagi yang menonton film juga berpotensi dari kalangan anak-anak atau remaja,” ujar pria asal Malang itu.
PGMNI meminta agar film/video yang sudah diunggah di youtube itu untuk di _take down_ sebagai langkah untuk menghargai peran guru tugas, nama baik pesantren dan mengurangi tanggapan negatif di tengah-tangah masyarakat.






