Diakuinya, jika jembatan tersebut tidak segera diperbaiki, maka usaha masyakarat yang bergerak di genting terhambat dan ekonomi lesu. Sebab, selama ini, jembatan tersebut hanya bisa dilintasi sepeda roda dua.
“Semangat masyarakat cukup tinggi, ada yang menyumbang berbentuk bahan atau barang. Ada juga yang memberikan makanan,” ujarnya.
Dikatakannya, selama jembatan ambruk ada beberapa petugas atau pegawai yang datang untuk mengecek ke lokasi. Hanya saja tidak ada kejelasan yang pasti untuk perbaikan.






