“Negara ini belum selesai permasalahan pemulihan ekonomi pasca covid-19 yang melanda dua tahun belakangan ini dan pemerintah malah menaikan harga BBM jelas itu membuat Masyarakat menjerit khususnya masyarakat kelas menengah kebawah,” kata Alfin orator aksi.
Kenaikan harga BBM dinilai akan berefek terhadap perekonomian masyarakat. Salah satunya berimbas terhadap barang dan jasa atau kebutuhan bahan-bahan pokok . Sebab BBM adalah kebutuhan primer dan para pelaku usaha akan menyetarakan dengan harga tersebut.
Selain itu adapun beberapa tuntutan yang dibawa oleh massa aksi. Pertama, menolak kenaikan harga BBM Karna berdampak negatif terhadap ekonomi masyarakat terutama masyarakat kelas bawah.
Kedua, meminta pemerintah mengevaluasi kinerja Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dalam penyaluran BBM subsidi dan menindak tegas terhadap penyelewengan penyaluran.






