Begini Tanggapan Bupati Pamekasan Usai Didesak PMII untuk Mediasi Nelayan Atas Pengrusakan Mangrove

  • Bagikan
PMII Pamekasan bersama nelayan melakukan aksi demonstrasi ke kantor Perhutani KPH Madura dan Polres Pamekasan. Jumat 25 April 2025.

PAMEKASAN CHANNEL. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) kabupaten Pamekasan mendesak agar Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman untuk melakukan mediasi terhadap nelayan yang dilakukan pemeriksaan oleh Polres Pamekasan atas kasus perusakan mangrove akibat pengerukan sungai.

Desakan itu disampaikan saat PMII Pamekasan bersama nelayan melakukan aksi demonstrasi ke kantor Perhutani KPH Madura dan Polres Pamekasan. Jumat 25 April 2025.

“Sejumlah nelayan di desa Tanjung mulai dilakukan pemeriksaan oleh Polres Pamekasan atas kasus perusakan mangrove akibat pengerukan sungai, yang dipergunakan untuk kepentingan perahu nelayan berlabuh,” kata Homaidi ketua PC PMII Pamekasan.

BACA JUGA :  4 Pegawai BPN Pamekasan Dipenjara

Kata dia, PMII berkomitmen untuk mendampingi para nelayan yang terancam akan menjadi tumbal dalam kasus perusakan mangrove yang dilaporkan oleh Perhutani KPH Madura kepada Polres Pamekasan.

“Sangat disayangkan Perhutani terlalu tergesa-gesa mengambil langkah hukum, tanpa melakukan mediasi terlebih dahulu dengan para nelayan dan tokoh di sana,” kata ketua Homaidi.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan