Ketujuh, dia memberikan dukungan kepada jurnalis Pamekasan, yang mendatangi DPR RI, Dewan Pers, dan KPU guna menyuarakan penolakan terhadap RUU Penyiaran.
“Satu-satunya kapolres, yang dalam konferensi pers, membuka dialog, bukan hanya sebatas tanya jawab,” sebut Anam untuk indikator terakhir.
Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Dani sangat terharu atas penghargaan tersebut. Ia menyampaikan ucapan terimakasih atas penghargaan tersebut, ia berkomitmen akan dijadikan tonggak dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan.
Ia menyebut, bahwa pers harus menjadi pelita yang memberikan secercah harapan dan cahaya. “Pers mencerdaskan, memberikan fakta dan juga memberikan kritik yang membangun,” tandasnya.






