“Kemungkinan belatung itu berasal dari buah jeruk yang ujungnya agak membusuk, biasanya kalau buah busuk kan keluar itu,” tukasnya.
Meski belum diketahui secara pasti, pihak sekolah tetap menghimbau kepada peserta didiknya agar lebih memperhatikan lagi setiap porsi MBG yang diterimanya.
“Ya untuk siswa kami imbau minum bawa sendiri, alat makan juga karena tidak disediakan. Kemudian, kami imbau agar langsung dimakan pada saat baru dikirimkan dari penyedia,” terangnya.
Sementara, keluhan siswa itu mendapatkan respon dari koordinator SPPG Almuna Pamekasan, Adli Cory Nouval Safari. Pihaknya mengaku sudah mendatangi SMAN 3 Pamekasan.
“Kami sudah mendatangi pihak SMAN 3 Pamekasan untuk mengecek langsung. Dari keterangan sekolah, dari 1.066 menu yang dikirimkan, cuma satu yang ditemukan tidak layak makan,” kata Adli.
Ia mengaku tidak berhasil mendapatkan makanan yang berisi belatung itu. Karena kata siswa tersebut, makanan itu telah disatukan dengan ompreng lainnya.






