Sementara itu, Kepala BNNP Jatim Brigjenpol M Aris Purnomo menerangkan bahwa, sebagai sesama aparat penegak hukum, pihaknya sangat mengapresiasi langkah ini.
Menurutnya, ini menjadi program positif karena semakin banyak stakeholder yang berkomitmen melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika. “Tindak tegas oknum yang masih bersangkutan dengan narkotika,” tegas Aris.
Tidak hanya razia, petugas juga menggelar urine test untuk mengetahu ada tidaknya kandungan narkotika di dalam tubuh. Masing-masing 20 petugas dan warga binaan dari Lapas Pamekasan dan Lapas Narkotika Pamekasan dipilih secara acak.
“Kegiatan seperti ini sangat positif, ke depan akan dilakukan juga di lapas/ rutan lain di Jatim,” tandasnya.






