“Setiap anak tangga adalah simbol kesabaran dan ketekunan. Kita naik perlahan, belajar tenang, hingga mencapai tujuan spiritual yang lebih matang,” jelasnya.
Dalam satu tahun, majelis ini berkembang pesat dan kini diikuti berbagai kalangan. Transformasi tersebut menjadi bukti bahwa kebutuhan ruang spiritual bagi pemuda semakin mendesak dan Majelis Tangga Seribu mampu menjawab keresahan itu.
Milad ke-1 ini bukan sekadar perayaan, tetapi penanda kuat bahwa gerakan pemuda hijrah di Pamekasan sedang tumbuh, menguat, dan semakin terorganisir.






