Aktivis Apresiasi Inovasi Pengamanan dan Pelayanan Lapas Pamekasan

  • Bagikan
Lapas Kelas IIA Pamekasan melakukan Fokus Diskusi Group (FGD) bersama Aktivis, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di kabupaten Pamekasan, Kamis (30/6/2022)

Kata Novan sapaan akrabnya, pihaknya juga melakukan tes urin kepada 15 WBP secara acak. Hal itu dilakukan guna mempersempit ruang gerak para napi untuk mengkonsumsi narkoba.

“Hasilnya kelima belas WBP negatif, tidak ada yang positif,” ungkapnya.

Di bidang kegiatan, pihaknya telah memberikan pelatihan kepada WBP. Pelatihan tersebut meliputi pembuatan paving, las listrik, cuci sepeda motor, dan cara bercocok tanam.

“Semua ini kami berikan agar WBP memiliki kreativitas. Sehingga, mereka tidak lagi melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum,” ucapnya.

BACA JUGA :  Dua Hari Hilang, Warga Pamekasan Ditemukan Meninggal Dunia

Lebih lanjut dia berharap, masyarakat bisa menerima kehadiran mantan narapidana seperti manusia seutuhnya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan