Kedua 40% untuk biaya operasional dan pemeliharaan prasarana, termasuk pembelian alat habis pakai dan peningkatan kualitas layanan.
Menurut dr. Saifuddin, kapitasi yang diterima Puskesmas Talang adalah salah satu yang paling rendah di antara seluruh puskesmas di Kabupaten Pamekasan, sehingga efisiensi dan partisipasi bersama menjadi langkah strategis dalam mendukung operasional.
Tidak lupa, dr. Saifuddin memberikan imbauan tegas kepada seluruh kepala puskesmas di wilayah Pamekasan untuk tidak melakukan pemotongan dana kapitasi dalam bentuk apa pun. Termasuk dengan alasan untuk membayar tenaga tambahan seperti petugas kebersihan yang tidak memiliki kualifikasi administratif sesuai regulasi.
Kepala Puskesmas Talang, Khaliliya Syaifiyati, menyatakan bahwa seluruh dana kapitasi yang masuk telah disalurkan kepada 57 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdaftar di puskesmas tersebut. Penyaluran dilakukan secara langsung melalui mekanisme transfer ke rekening masing-masing pegawai.
“Semua dana kapitasi tersebut dilakukan melalui transfer kepada masing-masing penerima,” tutupnya.





