Menurut Akmalul, pemilihan Kacong-Chebbing dan Putra-Putri Batik bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan wawasan kebudayaan bagi anak-anak muda.
“Duta daerah nantinya diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam mempromosikan Kabupaten Pamekasan. Mereka juga memiliki tanggung jawab menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal, mendukung berbagai program pemerintah, sekaligus meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah,” jelasnya.
Ia berharap para finalis yang terpilih mampu membawa nama Pamekasan lebih dikenal di tingkat Jawa Timur bahkan nasional.
“Para duta daerah harus mampu meningkatkan promosi wisata Kabupaten Pamekasan sehingga dapat bersaing di tingkat Jawa Timur maupun nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, menyampaikan bahwa pemilihan duta daerah merupakan agenda tahunan yang sempat vakum pada tahun sebelumnya. Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan konsep yang lebih besar dan lebih meriah.






