Selain menu, Sukriyanto juga memberi perhatian khusus terhadap aspek lingkungan, khususnya kewajiban pemasangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Ia menilai pengelolaan limbah yang baik menjadi bagian penting dari operasional dapur.
“Poin penting lain yang saya tekankan adalah IPAL. Ini penting agar tidak mencemari lingkungan. Tadi saya lihat langsung, limbah dari dapur bisa diolah menjadi pupuk. Ini sangat baik dan bisa dijadikan percontohan,” tambahnya.
Untuk diketahui, SPPG Yayasan Garuda Jaya Abadi Jungcangcang setiap harinya mendistribusikan sebanyak 2.627 porsi makanan. Sementara itu, SPPG Yayasan Berkah Tani Maju Bugih menyalurkan sekitar 2.001 porsi per hari.






