“Dengan demikian, jika sudah punya sertifikat, masyarakat akan lebih tenang hidupnya sekaligus sertifikat tanah itu punya nilai ekonomi. Bisa menjadi jaminan mendapatkan modal usaha, tapi tentu harus dipergunakan secara bertanggung jawab dan benar-benar kita jaga dengan baik,” tegas Menteri ATR/Kepala BPN.
Ia mengaku sengaja menyerahkan sertifikat tanah secara _door to door_ untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. “Mengapa saya datang langsung, karena ingin juga secara langsung melihat kondisi masyarakat sekaligus juga mendengarkan apa yang menjadi aspirasi warga di sini,” pungkas Menteri AHY.






