“Kasihan anak-anak. Kalau semua wali murid diam, nanti penyelenggaranya bisa seenaknya,” ujarnya kesal.
Sementara ini, masih belum diketahui pasti terkait dapur penyedia MBG di sekolah tersebut. Namun kondisi ini hanya menambah daftar buruk penyediaan MBG di Pamekasan yang seolah dijadikan bancakan bisnis.






