“Baru tiga hari dapat MBG. Kalau lihat di sekolah lain, tiap hari ada susu. Sementara anak kami malah dapat menu yang seperti diet, bukan menu MBG,” ungkapnya.
Ia menegaskan akan menyampaikan keberatan jika kondisi ini terus berlanjut, terlebih karena siswa ikut merasakan ketidaknyamanan tersebut.






