Masyarakat pun lebih banyak berbelanja secara online dari pada belanja secara langsung ke lokasi.
hal itu terjadi lantaran pandemi membuat hampir semua pemenuhan kebutuhan pokok dan berbagai kegiatan lainnya dialihkan melalui layanan digital.
“Sejak dilanda pandemi Covid-19, Masyarakat kini dinilai semakin bergantung dengan produk dan layanan yang dihadirkan melalui platform digital, termasuk perilaku konsumen yang semakin mendorong untuk berbelanja secara online,” kata Vian, salah satu dosen UNIRA yang melakukan pengabdian.
Lebih lanjut laporan menemukan, pandemi membuat 17,5 persen konsumen offline mulai mencoba berbelanja secara online. Adapun ragam kanal penjualan yang digunakan oleh konsumen untuk berbelanja online, diantaranya marketplace, media sosial, dan website.






