“Jadi bagaimana kita bisa menjadikan Pendidikan di Pesantren ini nantinya menjadi basis pendidikan karakter yang memiliki ciri khusus,” imbuhnya.
Dr. H. Nurul Hadi, Dosen IAIN Madura itu menjelaskan ada 23 Doktor Alumni Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar tersebar di dalam dan luar negeri.
“Kegiatan kongres ini terwujud atas inisiatif DPP Peradaban melalui event Pena Santri 2022. Ini kekuatan Pesantren yang tercecer. Kalau bisa bersinergi dalam bingkai Forum Doktor Peradaban akan lebih dahsyat,” tandasnya.






