Sekolah Rakyat Terealisasi dengan Cepat, Kinerja Bupati Pamekasan Dipuji Mensos RI

  • Bagikan
Foto bersama Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman bersama Menteri Sosial (Mensos) RI, Syaifullah Yusuf  bertempat di auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, Sekolah Rakyat hakikatnya menjalankan Undang Undang Dasar 1945 bahwa orang miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Sehingga, sekolah rakyat itu khusus untuk anak yang tidak sekolah, belum sekolah dan berpotensi tidak bisa sekolah.

BACA JUGA :  IAIN Madura Jalin Kerjasama dengan Perguruan Tinggi asal Libya

“Ini titipan Tuhan yang harus dipelihara oleh negara. Ada sekitar 4 juta lebih anak Indonesia yang kondisinya sekarang bisa dikatakan terlantar. Kenyataan ini harus kita terima dengan jujur. Inilah fakta yang ada di sekitar kita,” tandasnya.

Sejatinya, pesantren telah mengambil peran lebih awal dengan menggratiskan biaya sekolah dan biaya pesantren bagi anak-anak yang tidak mampu. Sementara Sekolah Rakyat merupakan peran negara agar anak Indonesia tidak putus sekolah dan bisa mengejar cita-citanya.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan