Bupati Pamekasan Lepas Tiga Santri Wakili Jawa Timur di Ajang FASI 2022

  • Bagikan
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam usai bertemu tiga santri tersebut di Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati, kamis (17/3/2022).

PAMEKASAN. Tiga santri mengikuti kompetisi Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) yang akan digelar di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) mulai tanggal 24-27 Maret 2022 mendatang.

Tiga santri asal Pamekasan itu akan mewakili Jawa Timur pada ajang tersebut setelah melalui seleksi ketat mulai tingkat kecamatan, kabupaten, hingga tingkat provinsi. Ketiganya merupakan santri Pondok Pesantren Nurus Salam Palengaan Laok Kecamatan Palengaan.

“Kita tadi melepas tiga santri asal Pamekasan untuk mengikuti ajang FASI di Palembang, dan tiga santri ini mewakili Jawa Timur pada ajang tersebut,” kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam usai bertemu tiga santri tersebut di Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati, kamis (17/3/2022).

BACA JUGA :  137 Sarjana Ikuti Seleksi Beasiswa Guru Madin Pascasarjana IAIN Madura

Bupati menambahkan, pihaknya akan senantiasa memotivasi serta menfasilitasi mereka agar mampu bersaing dengan perwakilan santri dari seluruh provinsi di Indonesia pada ajang bergensis itu untuk membawa nama baik Jawa Timur dan Pamekasan secara khusus.

BACA JUGA :  Terapkan Kurikulum Tekhnik & Bisnis Sepeda Motor, MPM Honda Jatim MOU dengan SMKN 2 Pamekasan

“Kita juga mendorong bagaimana tiga santri ini bisa mewakili Jawa Timur dan berprestasi, tidak hanya itu didampingi oleh tim dari kabupaten untuk terus memberikan semangat,” tandasnya.

Dia berharap, terpilihnya tiga santri mewakili Jawa Timur tersebut menjadi motivasi bagi santri lain di Pamekasan untuk meningkatkan intensitas belajarnya. Karena keterwakilan mereka dalam ajang ini tidak lepas dari ketekunan, dan kerajinan belajar mereka sehingga mampu bersaing dengan santri dari pondok pesantren lainnya.

BACA JUGA :  Dari Ketua Fraksi, Khairul Umam Jadi Wakil Ketua DPRD Pamekasan

“Harapan kita, ini menjadi motivasi bagi santri-santri kita, tidak hanya di Pamekasan, tetapi juga di Jawa Timur dan Indonesia,” pungkasnya.

  • Bagikan