“Alhamdulillah kita hari ini bisa melaksanakan upacara hari santri nasional 2025. Sebuah momentum yang selalu kita harapkan dengan penuh rasa cinta dan kebanggaan,” kata Kyai Kholil mengawali sambutan tertulis Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar. MA.
Menurutnya, kemerdekaan indonesia tidak lepas dari peran besar pesantren, santri dan kyai dalam merebut negara kesatuan Republik Indonesia dari tangan penjajah. Resolusi jihad yang didengungkan KH. Hasyim Asy’ari menjadi salah satu bukti nyata akan peran tersebut.
“Tahun ini merupakan 10 tahun ditetapkannya Hari Santri oleh pemerintah pada tahun 2015. Dalam 10 tahun ini kita melihat peran pesantren dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tandasnya.






