Dihadapan Gubernur Jatim, Rektor IAIN Madura Sampaikan Kesiapan Peralihan Status jadi UIN

  • Bagikan
Rektor IAIN Madura Dr. H. Mohammad Kosim bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di acara Kuliah Umum bagi mahasiswa Magister (S2) IAIN Madura, Selasa (18/01/2022). (Foto. Dokumentasi Pamekasan Channel).

Diharapkan, kemajuan sektor pendidikan di kawasan Madura bisa berseiring dengan cita-cita Indonesian Islamic Science Park (IISP) yang akan menjadi daya gravitasi dari penyelenggaraan Konferensi Islam Dunia. IISP sendiri, diharapkan bisa menjadi Episentrum Islam dunia di masa depan.

BACA JUGA :  Perkuat Silaturahmi, Pemkab Pamekasan Gelar Safari Ramadhan di 13 Kecamatan

“Saya berharap IISP akan menjadi Gravitasi, khususnya dari konferensi organisasi Islam dunia, sehingga pertemuan-pertemuan Islam Internasional bisa dilaksanakan di Indonesia, utamanya di Jatim, bahkan di Madura,” kata Gubernur Khofifah.

Untuk diketahui. Pada tahun 2021 beberapa kampus di Jatim. Yakni IAIN Tulungagung dan Jember sudah resmi menjadi UIN, bahkan IAIN Kediri dan Ponorogo juga sudah mengajukan permohonan.

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks
  • Bagikan