“Kedepannya akan diadakan rakor pendidikan setiap bulan yang melibatkan semua stakeholder pendidikan, Korwil, kepala sekolah, dan guru,” katanya.
Menurutnya, sejumlah langkah yang akan diintensifkan itu merupakan hasil evaluasi pelaksanaan Hardiknas dan kondisi pendidikan di Pamekasan secara umum. Evaluasi tersebut mencakup penilaian guru, keberadaan 117 kepala SD berstatus pelaksana tugas (PLT), hingga persoalan sarana dan prasarana pendidikan.
“Nah, beberapa poin itu yang kedepannya akan diintensifkan. Ini hasil evaluasi berkaitan dengan Hari Hardiknas di Pamekasan,” imbuhnya.
Dalam aspek pembangunan infrastruktur pendidikan, Kholilurrahman menyebut komunikasi intensif dengan kementerian telah membuahkan hasil positif. Tahun sebelumnya, sebanyak 26 gedung sekolah dasar berhasil direvitalisasi.
“Berkat komunikasi yang intensif dengan kementerian, Pamekasan sudah revitalisasi 26 gedung SD. Tahun ini ada revitalisasi enam gedung, dan untuk tahun 2026 ada janji Menteri hingga 20 gedung yang akan direvitalisasi,” ungkapnya.






