Tak hanya fokus pada pembangunan fisik dan peningkatan kualitas tenaga pendidik, Pemkab Pamekasan juga mendorong konsep pendidikan terpadu antara ilmu umum dan pendidikan agama secara seimbang.
Menurut Kholilurrahman, keseimbangan tersebut penting agar para siswa tidak hanya unggul dalam pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki dasar keagamaan yang kuat.
“Kemudian, dari hasil rapat dan evaluasi Hardiknas, akan ada pendidikan terpadu antara umum dan agama seimbang, sehingga anak didik di Pamekasan antara pengetahuan umum dan agama sama-sama berjalan,” jelasnya.
Ia bahkan menekankan target kemampuan dasar keagamaan bagi siswa sekolah dasar sebelum lulus. Menurutnya, siswa kelas 6 SD harus memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik serta memahami tata cara ibadah dasar.
“Anak SD kelas 6 atau yang mau keluar dari sekolahnya bacaan Al-Quran harus baik, cara sholat, cara wudhu, dan tahu hal yang membatalkan shalat,” tandasnya.






