Kepada Hosnan, Ahdis menyampaikan bahwa selaku aparat desa dan penyelenggara Pemilu, seharusnya bersikap netral sesuai undang-undang.
“Hosnan masih ngotot bahwa dirinya tidak memaksa orang untuk memilih calon Berbakti. Sebab orang yang diberi uang itu, sudah lama komitmen dengan Hosnan untuk mendukung Berbakti,” ujar Ahdis.
Hosnan Anwari saat dihubungi melalui telepon seluler, mengaku siap menanggung resiko jika dilaporkan kepada pengawas pemilu.
“Silahkan kalau mau dilaporkan, saya siap menanggung resikonya,” kata Hosnan.






