Dengan demikian, pada malam harinya pasca peristiwa terjadi, Fahrur Rusi selaku korban kekerasan melapor ke Polres Pamekasan meminta agar kasus tersebut diusut tuntas.
Namun sayangnya, sampai saat ini pihak kepolisian melalui Satreskrim Polres Pamekasan belum mengungkap pelaku dengan alasan karena terhambat terlapor tidak terindentifikasi.
“Hari ini, AJP datang silaturahim sekaligus audiensi terhadap Polres Pamekasan dengan maksud menanyakan perkembangan kasus kekerasan yang menimpa salah satu anggota kami,” ucap ketua AJP, Miftahul Arifin.






