“Sesuai permintaan pak Kadisdik, kami akan beberkan bukti dan kita diskusi secara terbuka supaya publik tahu,” kata Faisol menyambut Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini yang mau menemui masa aksi.
Setelah lama berorasi, para demonstran langsung memutar bukti vidio dengan menggunakan sound system.
Dalam bukti yang diputar dengan disaksikan puluhan orang tersebut, salah kepala sekolah (Kepsek) dengan suara laki-laki mengaku dan blak-blakan bahwa ada oknum dari Disdikbud yang memotong anggaran BOP.
Dari rekaman itu, bahwa lembaga itu menyebutkan bahwa lembaganya di data pokok pendidikan (Dapodik) tercantum dengan jumlah 25 siswa. Akan tetapi, ketika waktu pencairan hanya 16 siswa yang cair.






